Travelling & Beauty
Beauty  

Macam-Macam Komplikasi Diabetes

Nafeni.Com – Berikut ini jenis komplikasi dari penyakit diabetes militus.

Diabetes yang berlangsung lama dapat menyebabkan komplikasi lain.

Kutipan dari Kementerian Kesehatan.

Komplikasi diabetes terjadi dalam jangka waktu yang lama dan berkembang dalam beberapa tahap.

Semakin lama Anda menderita diabetes dan semakin tinggi kadar gula darah Anda yang tidak terkontrol, semakin tinggi risiko komplikasi Anda.

Komplikasi termasuk serangan jantung, stroke, infeksi kaki yang parah (yang dapat menyebabkan gangren dan menyebabkan amputasi), gagal ginjal stadium akhir, dan disfungsi ereksi.

Selain itu, risiko komplikasi diabetes meningkat 10 hingga 15 tahun setelah diagnosis.

Banyak komplikasi dapat terjadi.

Saat Mayo Clinic dimulai, penderita diabetes dapat mengalami komplikasi dari diabetes, antara lain:

1. Penyakit kardiovaskular

Diabetes meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Penyakit arteri koroner dengan nyeri dada, serangan jantung, stroke, penyempitan arteri, dll.

Orang dengan diabetes lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit jantung atau stroke.

2. Kerusakan saraf (neuropati)

Kelebihan gula dapat merusak dinding saraf, terutama pembuluh darah kecil (kapiler) yang menyehatkan kaki.

Hal ini dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, terbakar, atau nyeri, biasanya dimulai dari jari kaki atau ujung jari dan secara bertahap menyebar ke atas.

Jika tidak diobati, pasien mungkin kehilangan semua rasa pada anggota tubuh yang terkena.

Kerusakan saraf yang berhubungan dengan pencernaan dapat menyebabkan masalah seperti mual, muntah, diare dan sembelit.

Pada pria dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

3. Kerusakan ginjal (nefropati)

Ginjal memiliki jutaan kelompok kecil pembuluh darah (glomeruli) yang menyaring darah dari produk limbah.

Diabetes dapat merusak sistem mikrofiltrasi ini.

Kerusakan serius dapat menyebabkan gagal ginjal atau penyakit ginjal stadium akhir ireversibel, yang mungkin memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

Baca Juga :   Para Ahli Mengatakan Pemerintah Perlu Meningkatkan Program Kesehatan

4. Kerusakan mata (retinopati)

Diabetes dapat merusak pembuluh darah di retina (retinopati diabetik), sehingga menyebabkan kebutaan.

Diabetes juga meningkatkan risiko mengembangkan masalah penglihatan serius lainnya, seperti katarak dan glaukoma.

5. Cedera Kaki

Kerusakan saraf di kaki atau kurangnya aliran darah ke kaki meningkatkan risiko berbagai komplikasi kaki.

Jika tidak diobati, luka dan lecet dapat menyebabkan infeksi serius dan seringkali tidak sembuh dengan benar.

Infeksi ini pada akhirnya mungkin memerlukan amputasi jari kaki, kaki, atau tungkai.

6. Kondisi kulit

Diabetes dapat membuat Anda lebih rentan terhadap masalah kulit, termasuk infeksi bakteri dan jamur.

7. Gangguan Pendengaran

Masalah pendengaran lebih sering terjadi pada penderita diabetes.

8. Alzheimer

Diabetes tipe 2 dapat meningkatkan risiko mengembangkan demensia seperti penyakit Alzheimer.

9. Depresi

Gejala depresi umum terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2. Depresi dapat mempengaruhi manajemen diabetes.

Leave a Reply

Your email address will not be published.